Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di wilayah Seram Bagian Timur (SBT). Hal ini dibuktikan melalui kehadiran jajaran Lapas Geser dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 SMA Negeri 2 SBT, Sabtu (24/07).
Acara yang berlangsung meriah serta sarat nilai refleksi ini dihadiri langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Geser, M. Alhamid, bersama Kasubsi Admisi dan Orientasi, M. Yusuf Kilkoda, beserta staf. Kehadiran perwakilan Lapas Geser di tengah para undangan penting seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie, jajaran Forkopimcam Seram Timur, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para alumni SMAN 2 SBT ini menegaskan sinergi lintas sektor yang semakin solid di wilayah Seram Timur. Kemeriahan acara ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Geser, M. Alhamid, menegaskan bahwa kehadiran institusinya merupakan bukti nyata dukungan terhadap agenda pendidikan di daerah. Menurutnya, peran Lapas di era modern kini jauh lebih luas, inklusif, dan menyentuh berbagai aspek sosial masyarakat.
“Lapas Geser tidak hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam upaya pembinaan warga binaan di dalam tembok pemasyarakatan. Di saat yang bersamaan, kami juga hadir secara konsisten memberikan dukungan penuh pada sektor pendidikan, sekaligus sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan dan mendekatkan program pemasyarakatan kepada masyarakat luas,” ujar Alhamid.
Alhamid menambahkan bahwa kolaborasi dan sinergi antara lembaga hukum dan institusi pendidikan sangat krusial dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar dan taat hukum sejak dini. Pendidikan formal merupakan benteng utama untuk mencegah tindakan kriminalitas di kalangan remaja.
“Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah SMA Negeri 2 Seram Bagian Timur ini. Melalui momentum perayaan HUT ini, kami berharap para siswa dapat terus termotivasi untuk berkiprah melalui pendidikan, taat hukum, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” ungkap Alhamid.
Di tempat yang sama, Sekda Provinsi Maluku, Sadali Ie, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni agar mampu bersaing hingga ke puncak tertinggi pengabdian bagi bangsa dan memberikan dampak positif serta kebermanfaatan bagi masyarakat.
Sadali Ie mencontohkan dirinya sendiri, “Saya sebagai warga asli Seram Timur berhasil mencapai puncak birokrasi di pemerintah daerah. Saya berharap rekam jejak ini dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkiprah melalui pendidikan,” ungkap Sadali Ie. Lebih lanjut, ia berharap ke depan warga Seram Timur mampu berkiprah di dunia pendidikan hingga ke jenjang tertinggi dan tetap produktif.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Seram Timur, Rauf Rumakey, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dedikasi sekolah yang telah genap berusia 46 tahun dalam mencerdaskan anak bangsa. Ia menjelaskan bahwa SMA ini merupakan sekolah menengah pertama yang didirikan di Kabupaten Seram Bagian Timur, sekaligus menjadi saksi sejarah Negeri Geser yang dijuluki sebagai Kota Pendidikan. Ia berharap kehadiran Sekda Provinsi Maluku dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya penyelenggaraan pendidikan di SMAN 2 Seram Timur.
Rumakey juga memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran seluruh tamu undangan, termasuk dari pihak Lapas Geser yang dinilai menjadi gradasi tersendiri dalam dalam mendukung dan dan memberikan dukungan terhadap dunia pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan wujud syukur atas konsistensi SMAN 2 Seram Timur dalam memberikan akses pendidikan berkualitas bagi generasi penerus di Seram Timur. Kehadiran seluruh tokoh penting, jajaran Forkopimcam, serta institusi pemasyarakatan hari ini merupakan langkah nyata kolaborasi untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa dalam mencerdaskan anak-anak sebagai tonggak penentu masa depan,” tutur Rumakey.
Melalui sinergi yang harmonis dan berkelanjutan ini, Lapas Geser berhasil membuktikan diri bukan sekadar tempat penegakan hukum dan pembinaan warga binaan. Lebih dari itu, Lapas Geser kini telah bertransformasi menjadi institusi yang humanis, adaptif, peduli, serta ikut bertanggung jawab terhadap masa depan pendidikan dan moralitas generasi muda di Wilayah Seram Timur.
















