Garudapost.id-Geser/Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Nober Hasanda, menghadiri kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Triwulan II / Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku. Kegiatan yang berlangsung di ruang aula LPKA Kelas II Ambon, Selasa (4/8) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang Prima.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, yang didampingi jajaran pejabat administrator dan pengawas, serta diikuti oleh seluruh kepala unit pelaksana teknis (Ka.UPT) Pemasyarakaan se-Maluku dengan fokus utama mengevaluasi kinerja berkala serta memperkuat komitmen pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa kegiatan anev ini adalah langkah strategis Kanwil Ditjenpas Maluku untuk menjaga sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik di seluruh satuan kerja Pemasyarakatan se-Maluku sekaligus untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan persepsi antarsatuan kerja.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari akselerasi strategis Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjenpas Maluku, khususnya jajaran Pemasyarakatan, untuk menganalisis sekaligus mengevaluasi capaian kinerja yang telah berjalan di tiap satuan kerja,” ujar Nober.
Nober juga memastikan bahwa Lapas Geser berkomitmen penuh untuk segera mengimplementasikan seluruh rekomendasi hasil evaluasi tersebut. “Upaya nyata ini diambil demi mengoptimalkan tata kelola birokrasi yang transparan, bersih, dan akuntabel. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat program pembinaan warga binaan yang humanis dengan senantiasa mengedepankan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), serta menjamin pemberian pelayanan publik yang semakin prima, inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Nober.
Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar mengukur keberhasilan. Agenda ini juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik antar-UPT agar kualitas pelayanan pemasyarakatan terus meningkat. “Triwulan II menjadi titik penting untuk melihat sejauh mana target organisasi telah dicapai. Saya berharap seluruh UPT tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang diraih, tetapi menjadikannya motivasi untuk terus berinovasi, menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pejabat administrator, Catherian V. Picauly, selaku Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan berharap seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku mampu mempertahankan budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil melalui kegiatan Analisis dan Evaluasi Triwulan II ini. “Sinergi yang terus terbangun antar-UPT diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Provinsi Maluku,” ungkapnya.
Melalui kegiatan anev ini, Lapas Geser diharapkan konsisten menjalankan pembinaan optimal bagi warga binaan, sekaligus tata kelola birokrasi yang adaptif, profesional, dan transparan sesuai fungsi pemasyarakatan. Hal ini akan memberikan kepastian layanan yang responsif, humanis, dan berintegritas bagi masyarakat serta keluarga warga binaan.

















