Garudapost.id-Masohi/Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi dalam mewujudkan pembinaan yang produktif terus dibuktikan melalui berbagai program kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satunya diwujudkan dengan pendistribusian hasil panen sayur sawi kepada masyarakat di Pasar Binaiya, Masohi, Selasa (4/8).
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian hasil panen dilakukan oleh dua orang Warga Binaan Asimilasi luar di bawah pendampingan dan pengawasan langsung pembina kemandirian Rutan Masohi, Dahlan Anggoda dan Mochammad Arfan Ghaffardi. Sebanyak 20 ikat sayur sawi berhasil dipasarkan kepada masyarakat dan seluruhnya terjual habis.
“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar cara bercocok tanam, tetapi juga memahami bagaimana hasil produksi memiliki nilai ekonomi ketika dipasarkan. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan dan menumbuhkan semangat berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Dahlan.
Sementara itu, Plh. Kepala Rutan Kelas IIB Masohi, Muhamat Irvan Haupea, menyampaikan bahwa keberhasilan memasarkan seluruh hasil panen merupakan indikator bahwa program pembinaan kemandirian berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
“Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun karakter, disiplin, serta etos kerja Warga Binaan. Melalui pengalaman mengelola hingga memasarkan hasil panen, mereka memperoleh bekal yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Rutan Masohi berharap dapat terus menghadirkan hasil pembinaan yang bermanfaat, mendukung ketahanan pangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi pembangunan.

















