Garudapost.id-Piru/Menyusuri sisi-sisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru, petugas tak hanya memastikan kondisi lingkungan tetap tertata, tetapi juga mencermati setiap sudut yang berpotensi menjadi celah gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah tersebut dilakukan melalui kontrol keliling brandgang pada Rabu (26/8).
Kegiatan yang melibatkan Seksi Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) ini menjadi bagian dari deteksi dini untuk memastikan area perimeter Lapas berada dalam kondisi aman. Petugas bergerak menyusuri jalur brandgang sembari memeriksa kondisi lingkungan, mulai dari tanaman liar hingga bagian tembok dan besi yang menjadi batas pengamanan.
Pemeriksaan tidak berhenti pada pengamatan. Sejumlah bagian tembok dan besi yang mulai terlihat keropos menjadi perhatian petugas untuk segera ditindaklanjuti. Pohon-pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan tembok juga langsung ditebang guna mencegah keberadaannya menjadi faktor yang dapat memengaruhi kondisi tembok maupun keamanan area tersebut.
“Kontrol keliling ini kami lakukan dengan teliti, terutama pada titik-titik yang jarang terlihat dari area utama. Setiap sisi brandgang harus dipastikan dalam kondisi aman dan tidak memberikan ruang bagi potensi gangguan,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Piru, Arifin Arief.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian, menegaskan bahwa pemeriksaan kondisi fisik lingkungan merupakan bagian penting dari mitigasi. “Kerusakan sekecil apa pun perlu diperhatikan sejak awal. Begitu ada bagian yang mulai keropos atau kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, harus segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi persoalan,” jelasnya.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa deteksi dini harus menjadi kebiasaan dalam pelaksanaan tugas pengamanan. “Keamanan bukan hanya soal merespon ketika gangguan terjadi, tetapi bagaimana kita mampu mengenali dan mencegah potensi gangguan sejak dini. Karena itu, setiap temuan di lapangan harus ditangani dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Melalui kontrol keliling secara rutin, Lapas Piru terus memperkuat langkah preventif dengan memastikan lingkungan pengamanan terpantau, terawat, dan bebas dari potensi kerawanan. Bagi petugas, kewaspadaan tidak mengenal sudut yang terlewat, karena keamanan dibangun dari ketelitian terhadap hal-hal kecil sebelum berubah menjadi ancaman.

























