Hasilkan Produk UMKM Berkualitas, Lapas Piru Produksi 62 Roti Aneka Rasa

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Piru/Aroma roti yang baru dipanggang kembali memenuhi ruang produksi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru, Senin (24/8). Sebanyak 62 buah roti aneka rasa diproduksi Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Produksi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan produk hasil karya Warga Binaan yang memiliki nilai ekonomi. Roti yang dihasilkan dipasarkan melalui Koperasi Inkopasindo Lapas Piru serta memenuhi pesanan dari masyarakat di luar Lapas.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, mengatakan produksi roti dilakukan dengan memperhatikan kualitas sekaligus menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan.
“Produksi roti ini kami lakukan secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan Koperasi Inkopasindo maupun pesanan dari masyarakat. Yang terpenting, Warga Binaan terlibat langsung dalam prosesnya sehingga mereka tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga terus mengasah keterampilan yang dapat menjadi bekal ke depan,” ujar Ode.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
“Pemberdayaan Warga Binaan tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi harus kita dorong sampai menghasilkan karya yang memiliki nilai dan dapat dipasarkan. Ini merupakan bentuk dukungan nyata Lapas Piru terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM,” ungkap Hery.

Bagi Warga Binaan berinisial “G”, keterlibatan dalam produksi roti memberikan pengalaman yang berarti. “Saya senang bisa belajar membuat roti dan ikut menghasilkan produk yang kemudian dijual. Keterampilan ini membuat saya lebih percaya diri dan berharap nantinya bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha setelah selesai menjalani masa pidana,” tuturnya.

Melalui produksi roti yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Piru terus mendorong pembinaan yang tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga membangun produktivitas, kemandirian, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Lapas Geser Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Petugas dan Warga Binaan
Semarakkan Dies Natalis Ke-46 SMA N 2 SBT, Lapas Geser Perkuat Sinergi Dengan Sektor Pendidikan
Kanwil Ditjenpas Maluku Matangkan Persiapan SKD Poltek Imipas 2026
Dorong Reformasi Birokrasi, Kanwil Ditjenpas Maluku Tertibkan Kearsipan
Perkuat Sinergi Reintegrasi Sosial, Bapas Saumlaki Gandeng Kodim 1507/Saumlaki
Kalapas Geser Ikuti Sosialisasi Kepmen Imipas dan Pedoman Pengelolaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026
Lapas Piru Raih Peringkat II Terbaik Pengelolaan APBN pada Nusa Ina Treasury Awards 2026
Lapas Geser Gelar Evaluasi Internal: Perkuat Disiplin, Tingkatkan Pelayanan Publik, dan Dorong Inovasi Kemandirian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:04

Hasilkan Produk UMKM Berkualitas, Lapas Piru Produksi 62 Roti Aneka Rasa

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:07

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Lapas Geser Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Petugas dan Warga Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:26

Semarakkan Dies Natalis Ke-46 SMA N 2 SBT, Lapas Geser Perkuat Sinergi Dengan Sektor Pendidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:02

Kanwil Ditjenpas Maluku Matangkan Persiapan SKD Poltek Imipas 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:52

Dorong Reformasi Birokrasi, Kanwil Ditjenpas Maluku Tertibkan Kearsipan

Berita Terbaru