Niat Cari Kerja Jadi Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

TAPANULI TENGAH, Sumut – Niat hati mencari nafkah sebagai pelayan kafe di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), seorang wanita berinisial FAL (42) ditemukan meninggal dunia di sebuah kafe milik warga di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, pada Minggu (29/3/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban yang merupakan warga Jalan Damar Raya, Padang Sidempuan, dilaporkan baru saja tiba di lokasi tersebut beberapa hari sebelumnya dengan harapan mendapatkan pekerjaan. Namun, takdir berkata lain; korban ditemukan tidak sadarkan diri di area belakang kafe sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat laporan dari pemilik kafe, Jamres Hutauruk, jajaran Polsek Sorkam Polres Tapanuli Tengah langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas kepolisian berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng dan pihak medis dari Puskesmas Sorkam Barat untuk melakukan identifikasi.

Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., melalui Plh Kapolsek Sorkam, Iptu Ahmad Affandi Hasibuan mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. “Petugas telah melakukan pemeriksaan dan visum luar bersama tenaga medis. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Plh Kapolsek Sorkam

Di lokasi, petugas menemukan barang pribadi korban berupa ponsel, kartu identitas, serta sisa minuman. Terdapat juga bekas muntahan di belakang kafe, yang menjadi petunjuk penting terkait kondisi fisik korban sebelum menghembuskan napas terakhir.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga yang dihimpun kepolisian, terungkap bahwa FAL memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Ibu kandung korban, Imahari Siregar, menjelaskan bahwa putrinya sudah sekitar 10 tahun menderita sakit asam lambung (lambung akut) dan sesak napas. Kondisi fisik korban diduga semakin melemah karena beban pikiran akibat permasalahan rumah tangga serta informasi bahwa korban baru saja mengalami keguguran sebelum berangkat menuju Sorkam pada 24 Maret lalu untuk mencari kerja.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah melihat kondisi jenazah secara langsung dan memastikan tidak ada kejanggalan, keluarga korban menandatangani pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

Mengingat keterbatasan biaya ambulans dari pihak keluarga, kepolisian turut membantu proses koordinasi kepulangan jenazah. Kini, jenazah FAL telah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Padang Sidempuan dan dimakamkan secara layak.

Penulis : (Edi)

Editor : Armend

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tapteng Bekuk ‘Black’ Residivis Spesialis Pencurian 
Dua Pria di Tapteng Diringkus Warga Usai Melancarkan Aksi di Dua lokasi Berbeda
Sat Reskrim Polres Tapteng Ringkus Pelaku Curanmor
Bupati Tapteng, Fase Transisi Darurat ke Pemulihan Kita Berorientasi Pada Pelayanan Masyarakat
Polres Tapanuli Tengah Kerahkan 116 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung
Bupati Tapteng Hadiri Rapat Pembahasan Pengembangan Pertanian Berbasis AI
𝐆𝐞𝐫𝐮𝐝𝐮𝐤 𝐊𝐚𝐧𝐭𝐨𝐫 𝐈𝐧𝐬𝐩𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭, 𝐏𝐄𝐑𝐌𝐀𝐊 𝐃𝐞𝐬𝐚𝐤 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐧𝐭𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐟𝐢𝐚 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐝𝐢 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡
𝗣𝗘𝗥𝗠𝗔𝗞 𝗕𝗔𝗡𝗚𝗞𝗜𝗧 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗝𝗘𝗗𝗔, 𝗚𝗲𝗻𝗱𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗼𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗻𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗯𝘂𝗵

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:10

Satreskrim Polres Tapteng Bekuk ‘Black’ Residivis Spesialis Pencurian 

Selasa, 14 April 2026 - 14:03

Dua Pria di Tapteng Diringkus Warga Usai Melancarkan Aksi di Dua lokasi Berbeda

Senin, 13 April 2026 - 23:38

Sat Reskrim Polres Tapteng Ringkus Pelaku Curanmor

Minggu, 5 April 2026 - 22:55

Bupati Tapteng, Fase Transisi Darurat ke Pemulihan Kita Berorientasi Pada Pelayanan Masyarakat

Jumat, 3 April 2026 - 15:08

Polres Tapanuli Tengah Kerahkan 116 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung

Berita Terbaru