Pemkab Gorontalo Siapkan Penanganan Banjir Olimohulo

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LIMBOTO, GARUDAPODT.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan penanganan banjir yang kembali melanda Desa Olimohulo, Kecamatan Asparaga, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo, Risman Umar, mengatakan pihaknya telah turun langsung meninjau kondisi lokasi pascabanjir yang terjadi pada Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Risman, kondisi di lapangan cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.

“Sebelumnya saya sudah melihat langsung kondisi di lokasi. Memang membutuhkan revitalisasi karena kapasitas saluran yang ada saat ini sudah tidak memadai,” ujar Risman.

Ia menjelaskan, luapan air yang terjadi setiap musim hujan disebabkan debit air yang masuk sudah jauh melebihi kapasitas gorong-gorong yang ada. Struktur yang selama ini dianggap sebagai jembatan, kata dia, sebenarnya hanya berupa gorong-gorong dengan daya tampung terbatas.

“Ketika hujan deras, volume air sangat besar sehingga tidak mampu tertampung lagi. Jadi ini bukan jembatan besar, melainkan gorong-gorong,” jelasnya.

Risman menambahkan, Pemerintah Kecamatan Asparaga akan segera mengusulkan penanganan lanjutan melalui proposal kepada Bupati Gorontalo sebagai bagian dari percepatan penanganan banjir di wilayah tersebut.

Sementara itu, untuk penanganan awal, Pemkab Gorontalo akan memanfaatkan anggaran pemeliharaan jembatan guna melakukan normalisasi dan perbaikan sementara di lokasi terdampak.

“Kami tetap berupaya mencari solusi meski di tengah keterbatasan anggaran daerah,” katanya.

Namun demikian, menurut Risman, normalisasi sungai dan pengangkatan sedimen belum cukup untuk menyelesaikan persoalan banjir yang terus berulang.

“Kalau hanya membersihkan aliran sungai, saat hujan besar banjir tetap berpotensi terjadi. Karena itu dibutuhkan pembangunan jembatan yang lebih besar dan representatif,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penanganan tersebut penting dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas terhadap fasilitas umum maupun permukiman warga.

“Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan bisa berdampak pada kerusakan jalan, fasilitas pendidikan, hingga rumah masyarakat,” tandas Risman.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Masjid Al-Mukarramah, Doa dan Dzikir Menghidupkan Maulid Nabi Secara Tradisional
Tiga KPPN Award untuk Kabupaten Gorontalo, Kinerja Sofyan–Tonny di Bidang Anggaran Berbuah Apresiasi
Kemarau Panjang Mengancam Pasokan Air, Perumda Tirta Limutu Gelar Sholat Istisqa
Gerak Jalan Jadi Wahana Pembentukan Karakter Siswa SMP Negeri 1 Limboto
Korwil Limboto Perkuat Nasionalisme Pelajar Lewat Gerak Jalan HUT RI
Rino S. Rauf Dorong Revitalisasi BUMDes Gemilang, Desa Teratai Perkuat Kemandirian Ekonomi
Haris Tome dan Maryam Sofyan Puhi Dikukuhkan, Perkuat Peran BPD dan Jaga Desa di Gorontalo
SERUNI Kabinet Merah Putih dan Kementerian PKP Bangun Lima Rumah bagi Keluarga Rentan Stunting di Kabupaten Gorontalo
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:43

Dari Masjid Al-Mukarramah, Doa dan Dzikir Menghidupkan Maulid Nabi Secara Tradisional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:49

Tiga KPPN Award untuk Kabupaten Gorontalo, Kinerja Sofyan–Tonny di Bidang Anggaran Berbuah Apresiasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:49

Kemarau Panjang Mengancam Pasokan Air, Perumda Tirta Limutu Gelar Sholat Istisqa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:42

Gerak Jalan Jadi Wahana Pembentukan Karakter Siswa SMP Negeri 1 Limboto

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01

Korwil Limboto Perkuat Nasionalisme Pelajar Lewat Gerak Jalan HUT RI

Berita Terbaru