Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Wahai dan KUA Seram Utara Tandatangani PKS

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan menjalin kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Seram Utara melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembinaan Kerohanian Islam bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KUA Seram Utara di Wahai, Selasa (20/10).

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, bersama Kepala KUA Seram Utara, Muhammad Basirudin. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi lintas instansi guna mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan agar dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta membangun kesadaran diri selama menjalani masa pidana.

Melalui perjanjian tersebut, kedua pihak sepakat melaksanakan sejumlah kegiatan pembinaan, meliputi bimbingan baca tulis Al-Qur’an, bimbingan ibadah praktis seperti salat dan wudu, penyuluhan serta ceramah keagamaan, pembinaan akhlak dan moral, konseling rohani dan spiritual, peringatan hari besar Islam, hingga pelaksanaan salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Lapas Wahai untuk menghadirkan pembinaan yang menyeluruh bagi Warga Binaan, tidak hanya melalui pembinaan kemandirian, tetapi juga melalui penguatan mental dan spiritual.

“Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kepribadian Warga Binaan. Kami berharap melalui kerja sama dengan KUA Seram Utara, Warga Binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki perilaku, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami juga mengapresiasi dukungan KUA Seram Utara dalam mendukung pelaksanaan pembinaan di Lapas Wahai,” ujar Tersih.

Sementara itu, Kepala KUA Seram Utara, Muhammad Basirudin, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri bagi Warga Binaan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

“Pembinaan yang kami lakukan melalui nasihat rohani menjadi momentum bagi setiap orang untuk memperbaiki diri. Melalui bimbingan keagamaan, kami berharap Warga Binaan dapat mengambil hikmah dari setiap pengalaman, memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta membangun keyakinan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ungkap Basirudin.

PKS yang berlaku selama dua tahun kedepan ini diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Lapas Wahai dan KUA Seram Utara dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, berkesinambungan, serta berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Ditempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi dengan instansi terkait merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan Warga Binaan, termasuk dalam aspek spiritual dan pembentukan karakter.

“Kami berharap kerja sama antara Lapas Wahai dan KUA Seram Utara dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Dengan demikian, pembinaan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak selama menjalani pidana, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan, perbaikan diri, serta kesiapan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab,” tutup Ricky.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa dan Gereja, Bapas Saumlaki Awasi Pelaksanaan Pelayanan Masyarakat bagi Klien Pemasyarakatan
Perkuat Akuntabilitas Kinerja, Lapas Wahai Ikuti Evaluasi Capaian Kinerja Kanwil Ditjenpas Maluku Secara Daring
Wujud Kepedulian Nyata, Lapas Namlea Bagikan Paket Kebersihan Bagi Warga Binaan
Perkuat Kualitas Pelayanan bagi Warga Binaan, Rutan Ambon Terima Kunjungan Ombudsman Maluku
Lestarikan Budaya Lokal, Lapas Bandanaira Latih Warga Binaan Buat Miniatur Belang
Lapas Piru dan Kejari SBB Perkuat Sinergi dalam Pelaksanaan Putusan Pengadilan
Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik Prima, Lapas Geser Ikuti Bimtek Pengembangan Kapasitas Strategis Kemenimipas
Jaga Kesiapan Pengamanan, Lapas Saparua Rawat Gembok dan Borgol
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:30

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa dan Gereja, Bapas Saumlaki Awasi Pelaksanaan Pelayanan Masyarakat bagi Klien Pemasyarakatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:56

Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Wahai dan KUA Seram Utara Tandatangani PKS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05

Wujud Kepedulian Nyata, Lapas Namlea Bagikan Paket Kebersihan Bagi Warga Binaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:26

Perkuat Kualitas Pelayanan bagi Warga Binaan, Rutan Ambon Terima Kunjungan Ombudsman Maluku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:06

Lestarikan Budaya Lokal, Lapas Bandanaira Latih Warga Binaan Buat Miniatur Belang

Berita Terbaru