PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, GARUDAPOST.ID – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayawijaya Santo Fransiskus Asisi meminta polemik Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Distrik Wosilimo dan sejumlah wilayah lainnya diselesaikan melalui musyawarah adat.

Sekretaris Jenderal PMKRI Cabang Jayawijaya, Agustinus Silimo Mabel, menyampaikan sikap tersebut pada Kamis (27/8/2026).

PMKRI menilai pelaksanaan program cetak sawah yang tidak melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sejak awal berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga konflik horizontal di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami melihat kehadiran program Cetak Sawah Rakyat perlu dibicarakan bersama dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, terutama tokoh adat, agama, dan pemuda,” ujar Agustinus.

PMKRI mendorong para pihak yang berkepentingan untuk duduk bersama dan menyelesaikan persoalan berdasarkan mekanisme musyawarah adat serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

PMKRI juga meminta tokoh intelektual, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda di wilayah setempat menjadi bagian dari proses penyelesaian secara damai dan terbuka.

Selain itu, PMKRI mengimbau masyarakat Kabupaten Jayawijaya, khususnya Distrik Wosilimo, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh situasi.

Persoalan ini harus diselesaikan secara baik melalui dialog dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang dapat memecah persaudaraan masyarakat,” tegasnya.

PMKRI Jayawijaya berharap seluruh pihak mengutamakan kedamaian, persaudaraan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.(*)

Pro Ecclesia et Patria.”

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang
Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla
SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama
Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo
Sekolah Adat Walelagama Serukan Masyarakat Hentikan Pembakaran Hutan di Musim Kemarau
Kadis Koperasi Jayawijaya Dorong Kelompok Usaha Kembangkan Kopi dan Labu Sian
PMKRI Manokwari Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Maybrat
Dua Remaja Diamankan Tim Jatanras Polda Papua Barat Terkait Pencurian Laptop
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:55

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:35

PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09

Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:09

SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:22

Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo

Berita Terbaru