PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, GARUDAPOST.ID– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayawijaya Santo Fransiskus Asisi mendesak pemerintah segera menangani dampak musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

PMKRI menyoroti kondisi masyarakat di Distrik Walaik, khususnya Kampung Elarek, Dusun Pabilo, dan Kampung Holima, Dusun Horekama, yang disebut telah terdampak selama sekitar tiga bulan terakhir.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan (GERMAS) PMKRI Cabang Jayawijaya, Elopere Di, menyampaikan pernyataan tersebut di Sekretariat PMKRI Cabang Jayawijaya, kawasan Pasar Misi, Wamena, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut PMKRI, kemarau panjang berdampak terhadap perekonomian masyarakat, terutama sektor pertanian, pangan, perikanan, serta ketersediaan air bersih.

PMKRI mendesak Pemerintah Kabupaten Jayawijaya segera menyalurkan bantuan bahan makanan dan kebutuhan darurat kepada masyarakat terdampak.

Selain itu, PMKRI meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, DPRP Papua Pegunungan, serta DPRD Kabupaten Jayawijaya turun langsung meninjau kondisi masyarakat dan memastikan bantuan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Erius juga mengimbau masyarakat Jayawijaya dan Papua Pegunungan untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan selama musim kemarau karena kondisi kering dapat menyebabkan api mudah meluas.

Pemerintah harus segera hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang, terutama mereka yang mengalami gagal panen dan kesulitan air bersih,”tegas Erius.(Redaksi)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat
Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla
SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama
Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo
Sekolah Adat Walelagama Serukan Masyarakat Hentikan Pembakaran Hutan di Musim Kemarau
Kadis Koperasi Jayawijaya Dorong Kelompok Usaha Kembangkan Kopi dan Labu Sian
Wakil Rektor III UNAIM YAPIS Wamena: PKKMB Jadi Wadah Pembentukan Karakter Mahasiswa
Pra Festival Budaya Lembah Baliem Digelar di Pasir Putih, 12 Destinasi Wisata Siapkan Atraksi Budaya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:55

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:35

PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09

Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:09

SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:22

Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo

Berita Terbaru

Kabupaten Jayawijaya

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang

Jumat, 28 Agu 2026 - 16:55