Usaha Nofiliya di Pasar Legi Blitar Kian Beragam, dari Sembako hingga Layanan BRILink

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id BLITAR, Kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi salah satu modal penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan sekaligus berkembang. Hal itu terlihat dari langkah Nofiliya, pelaku usaha di Pasar Legi, Kota Blitar, yang memperluas bisnisnya dari perdagangan sembako hingga menyediakan layanan transaksi perbankan melalui BRILink Agen.

Perjalanan usahanya bermula dari aktivitas jual beli kebutuhan pokok. Seiring waktu, Nofiliya menambah lini usaha dengan menghadirkan tempat ngopi. Ia kemudian memperluas pelayanan melalui BRILink Agen, sehingga tempat usahanya tidak hanya melayani kebutuhan belanja harian, tetapi juga menjadi salah satu alternatif akses transaksi keuangan bagi masyarakat.

Diversifikasi tersebut membuat aktivitas bisnis Nofiliya memiliki jangkauan pelayanan yang lebih luas. Pelanggan yang datang untuk berbelanja atau menikmati kopi juga dapat memanfaatkan layanan transaksi perbankan sesuai kebutuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha dengan memanfaatkan peluang di lingkungan sekitarnya. Kebutuhan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan untuk menambah layanan, sedangkan usaha yang telah berjalan menjadi fondasi bagi pengembangan berikutnya.

Dalam proses tersebut, dukungan layanan perbankan turut menjadi bagian dari aktivitas bisnis Nofiliya. Ia mengaku pemanfaatan produk dan layanan BRI membantu menunjang pengembangan usaha sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“BRI sangat membantu perkembangan usaha saya. Dengan adanya berbagai produk dan layanan BRI, usaha saya menjadi lebih berkembang dan saya juga bisa memberikan pelayanan yang lebih lengkap kepada masyarakat,” ungkap Nofiliya.

Keberadaan BRILink Agen juga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menambah lini pendapatan. Layanan tersebut memungkinkan masyarakat di sekitar lokasi usaha memperoleh akses transaksi perbankan melalui agen, sehingga alternatif pelayanan keuangan tersedia lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari mereka.

Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM perlu didukung agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian di lingkungannya.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra pertumbuhan UMKM. Kami melihat perkembangan usaha Ibu Nofiliya tidak hanya dari semakin beragamnya lini usaha yang dijalankan, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Melalui BRILink Agen, misalnya, pelaku usaha sekaligus dapat berperan dalam mendekatkan akses layanan transaksi perbankan kepada masyarakat,” jelas Yudika.

Menurutnya, keterhubungan antara aktivitas UMKM dan layanan perbankan dapat menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Karena itu, pengembangan bisnis tidak hanya diarahkan pada peningkatan skala usaha, tetapi juga pada kemampuan pelaku UMKM menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

“UMKM yang naik kelas bukan hanya usaha yang semakin berkembang, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang semakin luas bagi lingkungan sekitarnya. Kami berharap perjalanan Ibu Nofiliya dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus melihat peluang, mengembangkan usaha, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui BRI Unit Kodya Blitar, BRI menyatakan akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui produk, layanan, dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Bagi Nofiliya, perjalanan dari perdagangan sembako menuju usaha dengan beberapa lini pelayanan menjadi gambaran bahwa peluang pengembangan bisnis dapat ditemukan dari kebutuhan yang tumbuh di sekitar. Dengan menggabungkan perdagangan, tempat ngopi, dan layanan BRILink, ia membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga menyediakan beragam kemudahan bagi masyarakat Pasar Legi dan sekitarnya. (Favan)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Infaq Guru Jadi Berkah: Baznas Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan untuk Siswa MTsN 1 Trenggalek yang Tidak Mampu
Jalani Hukuman 8 Tahun 4 Bulan, Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat
TMMD ke-130 Tulungagung: Jalan Rabat Beton Capai 80 Persen, Dandim Kejar Target Penyelesaian
BRI Trenggalek Salurkan Santunan Rp 58,5 Juta, Ahli Waris Nasabah Terima Manfaat Tiga Polis
MTsN 1 Trenggalek Resmi Jalin Kerjasama dengan Satu Komando Jurnalis Jatim, Garuda Post ID dan Kabar Post Bersatu
Bukan Sekadar Berebut Kursi Kades, Guntur Wahono Minta Kandidat Pilkades Blitar Siap Mengabdi Meski Kalah
Sekretariat Gapoktan Karya Tani Mandiri Diresmikan, Blitar Dorong Petani Lebih Modern dan Mandiri
Gus An’im: Pesantren Sudah Berjuang Mencerdaskan Bangsa, Kini Saatnya Prestasi Santri Diakui
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:07

Usaha Nofiliya di Pasar Legi Blitar Kian Beragam, dari Sembako hingga Layanan BRILink

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:40

Infaq Guru Jadi Berkah: Baznas Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan untuk Siswa MTsN 1 Trenggalek yang Tidak Mampu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:04

Jalani Hukuman 8 Tahun 4 Bulan, Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:32

TMMD ke-130 Tulungagung: Jalan Rabat Beton Capai 80 Persen, Dandim Kejar Target Penyelesaian

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:56

BRI Trenggalek Salurkan Santunan Rp 58,5 Juta, Ahli Waris Nasabah Terima Manfaat Tiga Polis

Berita Terbaru