Tahun Baru Hijriah 1448 H: Wakil Ketua DPRD Sulteng Ajak Umat Muslim Tingkatkan Muhasabah dan Kepedulian Sosial

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULTENG, GarudaPost.id – Pergantian tahun baru Hijriah 1448 H menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri sekaligus meneladani nilai-nilai hijrah Rasulullah SAW dalam memperkuat kepedulian sosial. Demikian disampaikan Wakil Ketua 2 DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu (13/6/2026).

 

Menurut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali ini, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat secara fisik. Dalam konteks kehidupan modern, hijrah dapat diartikan sebagai perubahan menuju kondisi yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Menjadi momentum untuk mengevaluasi diri, untuk berhijrah menjadi lebih baik. Berhijrah dari kemalasan menjadi lebih produktif, berhijrah dari kebiasaan buruk menuju akhlak yang lebih mulia, berhijrah dari kelalaian menuju kesadaran spiritual. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam konteks berhijrah, sebagaimana keteladanan Rasulullah SAW,” ujar Syarifudin.

 

Relevansi Nilai Hijrah di Era Digital

 

Syarifudin menegaskan bahwa di tengah percepatan perkembangan teknologi dan perubahan zaman, nilai-nilai hijrah sangat relevan untuk diterapkan. Beberapa bentuk penerapannya antara lain menggunakan teknologi untuk kebaikan, memperdalam ilmu agama, menyebarkan konten positif, serta menghindari penyebaran hoaks, fitnah, dan berbagai hal lain yang dilarang dalam Islam.

 

“Semangat hijrah mengajarkan pentingnya membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kontribusi positif bagi masyarakat. Karena itu, Tahun Baru Hijriah dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas diri dalam berbagai aspek kehidupan,” tegasnya.

 

Momentum Hijrah untuk Menjadi Lebih Produktif

 

Lebih lanjut, Syarifudin menjelaskan bahwa momentum hijrah merupakan titik balik spiritual untuk bertransformasi dari kebiasaan pasif menjadi lebih produktif. Ia menekankan bahwa perubahan ini bukan sekadar soal penampilan, melainkan pembaruan niat dan manajemen waktu agar setiap aktivitas bernilai ibadah serta membawa dampak positif bagi diri sendiri maupun lingkungan.

 

“Momentum hijrah adalah transformasi dari kondisi pasif menjadi lebih produktif dan bermanfaat. Dalam konteks membangun daerah, semangat ini diwujudkan dengan meninggalkan kebiasaan lama seperti apatisme dan individualisme menuju kontribusi nyata, inovasi ekonomi, dan solidaritas sosial untuk memajukan lingkungan sekitar,” tuturnya.

 

Pesan Khusus bagi Aparatur Sipil Negara

 

Mengakhiri pernyataannya, Syarifudin Hafid menyampaikan pesan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, momentum hijrah bermakna transformasi dari budaya kerja konvensional menuju birokrasi yang lebih adaptif, melayani, dan berakhlak.

 

“Ini adalah titik balik untuk memperbarui niat, meningkatkan kedisiplinan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital demi pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

 

Dengan semangat hijrah, Syarifudin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menyatukan hati, memperkuat kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan demi membawa Sulawesi Tengah ke arah yang lebih baik.

 

“Mari kita satukan hati, perkuat kebersamaan dan nilai-nilai persatuan untuk membawa Sulteng ke arah yang lebih baik, masyarakat yang sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lagi, Polres Morowali Kembali Ungkap Narkoba
Polres Morowali Gelar Lomba Adzan dan Pembacaan Alquran Bagi Para Tahanan 
Banyak Pengguna Tak Berhak Pakai Gas Melon, Pemkab Morowali Lakukan Pengalihan ke LPG 5,5 Kg*
Satresnarkoba Polres Morowali Utara tangkap pelaku Narkoba di Desa Ganda-Ganda, 6 paket besar sabu disita
Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan
Peringati Hari Bhayangkara ke 80 Polres Morowali Utara bersama Pemda dan TNI laksanakan Gerakan Indonesia ASRI Bersihkan pasar Ponteoa Beteleme
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Morowali Utara gelar Bakti Religi
Sinergi Menguat, IMIP Nilai Bupati Iksan Berhasil Perkuat Kolaborasi di Bahodopi*
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:58

Lagi, Polres Morowali Kembali Ungkap Narkoba

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:09

Polres Morowali Gelar Lomba Adzan dan Pembacaan Alquran Bagi Para Tahanan 

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:40

Banyak Pengguna Tak Berhak Pakai Gas Melon, Pemkab Morowali Lakukan Pengalihan ke LPG 5,5 Kg*

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:02

Satresnarkoba Polres Morowali Utara tangkap pelaku Narkoba di Desa Ganda-Ganda, 6 paket besar sabu disita

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:57

Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru

Gorontalo

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:05

Sulteng

Lagi, Polres Morowali Kembali Ungkap Narkoba

Minggu, 14 Jun 2026 - 14:58