Kepala Sekolah Adat Dorong Perhatian Pemerintah terhadap Pendidikan Anak Pedalaman Papua Pegunungan

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Garudapost.id— Pendidikan sekolah adat dinilai menjadi salah satu inovasi berbasis kearifan lokal yang hadir di tengah masyarakat adat Papua Pegunungan untuk membuka akses pendidikan bagi generasi muda di wilayah pedalaman.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah Adat, Ambrosius Haluk, dalam keterangannya di Wamena, Selasa (8/9/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap generasi muda Papua memiliki impian dan potensi besar untuk berkembang serta mampu bersaing di tengah tuntutan era globalisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ambrosius, pendidikan memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi muda sekaligus membuka cakrawala pengetahuan dan kesempatan bagi anak-anak Papua untuk melihat dunia yang lebih luas.

Melalui pendidikan, kita dapat membuka cakrawala dunia bagi generasi muda. Pendidikan juga dapat menjadi jalan untuk memperbarui dan membangun wilayah yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.

Ia mengatakan, masih terdapat anak-anak di wilayah pedalaman yang menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan, termasuk ruang belajar yang layak. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Ambrosius menilai keterbatasan fasilitas tidak seharusnya menjadi alasan untuk menganggap anak-anak pedalaman memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan siswa yang berada di perkotaan.

Menurutnya, anak-anak kampung dan pedalaman memiliki potensi serta kemampuan yang sama untuk berkembang dan bersaing dengan siswa dari kota maupun daerah lain yang memiliki fasilitas pendidikan lebih maju.

Anak-anak pedalaman dan anak-anak kampung memiliki kualitas dan kemampuan untuk bersaing dengan siswa-siswi di kota maupun daerah maju di Indonesia. Yang kami butuhkan adalah kesempatan, fasilitas, dan perhatian yang memadai,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat melalui instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap keberadaan sekolah adat dan kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Ambrosius juga berharap dukungan pemerintah tidak hanya berupa kebijakan, tetapi diwujudkan melalui peningkatan fasilitas sekolah, ruang belajar yang layak, serta dukungan terhadap tenaga pendidik dan pengembangan program pendidikan berbasis masyarakat adat.

Kami anak-anak sekolah adat di pedalaman sangat membutuhkan perhatian untuk mewujudkan impian masa depan. Namun, sampai saat ini kami masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan belum mendapatkan perhatian yang maksimal dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa investasi pada pendidikan anak-anak pedalaman merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan generasi Papua yang cerdas, mandiri, berkarakter, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.(*)

Facebook Comments Box

Penulis : Julianus surabut

Editor : Admin

Sumber Berita: https//:Garudapost.id

Berita Terkait

PRAMUKA SMK MITRA KARYA RENGASDENGKLOK RAIH JUARA UMUM LT-II KWARAN RENGASDENGKLOK 2026
Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung
Honai Adat di Kampung Dukhigin Jayawijaya Terbakar, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Bama untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Kebakaran di Walik
Pengurus Baru Asrama Nabire di Manokwari Dilantik, Pembina Tekankan Integritas Mahasiswa
SDN Amansari II Borong Prestasi, Hamzah Juara 1 Nembang Pupuh dan Toni Ababil Juara 2 Ngadongeng di FTBI Kab. Karawang 2026
PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang
PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:09

Kepala Sekolah Adat Dorong Perhatian Pemerintah terhadap Pendidikan Anak Pedalaman Papua Pegunungan

Senin, 7 September 2026 - 21:07

PRAMUKA SMK MITRA KARYA RENGASDENGKLOK RAIH JUARA UMUM LT-II KWARAN RENGASDENGKLOK 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:44

Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung

Minggu, 6 September 2026 - 10:39

Honai Adat di Kampung Dukhigin Jayawijaya Terbakar, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Kamis, 3 September 2026 - 19:33

Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Bama untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Kebakaran di Walik

Berita Terbaru