
garudapost.id PACITAN,Akses layanan transaksi perbankan di Kabupaten Pacitan semakin diperluas. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Pacitan menghadirkan tiga unit mesin Cash Recycling Machine (CRM) baru untuk menjangkau lebih banyak nasabah di luar kantor perbankan.
Ketiga fasilitas tersebut mulai beroperasi pada 1 September 2026. Penempatannya menyasar sejumlah lokasi strategis yang dinilai dapat mendukung mobilitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan.
Branch Office Head BRI Cabang Pacitan, Setyo Eddy Moelyono, menjelaskan bahwa penguatan jaringan CRM dilakukan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan transaksi nasabah. Selama ini, kepadatan antrean masih kerap terjadi pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang akhir bulan dan saat libur.
“Penambahan tiga mesin CRM ini merupakan respons terhadap kebutuhan transaksi masyarakat yang semakin tinggi. Kami ingin memberikan alternatif layanan yang lebih mudah dijangkau, sehingga nasabah tidak harus menghabiskan banyak waktu untuk mengantre,” ungkap Setyo Eddy Moelyono saat peresmian.
Tiga mesin baru tersebut ditempatkan di Indomart Arjosari-Ponorogo, SPBU Nanggungan, dan PT PPIS. Seluruhnya merupakan fasilitas off site atau berada di luar lingkungan kantor BRI.
Sebelum penambahan tersebut, BRI Pacitan telah memiliki tiga titik layanan ATM/CRM off site, masing-masing di Pasar Buah Arjowinangun, PR Tunas Mandiri kawasan Pancer Door, serta Polres Pacitan.
Dari sisi fasilitas, mesin yang tersedia tidak hanya melayani penarikan uang tunai dan transfer. Nasabah juga dapat memanfaatkan fitur setor tunai, pembayaran BPJS, pembayaran pajak, hingga pengisian saldo dompet digital.
Untuk menunjang keamanan transaksi, perangkat tersebut dilengkapi kamera CCTV serta alarm keamanan yang beroperasi selama 24 jam.
Setyo mengatakan, pengembangan jaringan layanan juga harus dibarengi dengan kesiapan operasional. Karena itu, BRI Pacitan memastikan pengisian uang tunai dan pemeliharaan perangkat dilakukan secara berkala.
“Kami berupaya menjaga agar seluruh mesin dapat berfungsi dengan baik dan ketersediaan dananya tetap terjaga. Jangan sampai fasilitas yang sudah disediakan justru tidak bisa dimanfaatkan ketika nasabah membutuhkannya,” tegasnya.
Secara keseluruhan, setelah tiga CRM tambahan mulai beroperasi, BRI Cabang Pacitan kini memiliki 33 unit mesin ATM dan CRM yang tersebar di wilayah kerjanya.
Rinciannya meliputi 12 unit ATM onsite, dua ATM off site, 15 CRM onsite, serta empat CRM off site.
Penguatan jaringan tersebut menjadi langkah BRI Pacitan dalam memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan transaksi bagi masyarakat. Dengan persebaran fasilitas yang semakin luas, kebutuhan perbankan diharapkan dapat dilayani secara lebih cepat, praktis, dan efisien. (Favan)

















