Manokwari, Garudapost.id – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat Papua Barat untuk memperingati momentum 1 Mei 2026 melalui aksi mimbar bebas yang akan digelar di Amban, Manokwari.
Himbauan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KNPB Manokwari, Edison Iyai, pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari refleksi sejarah 63 tahun peristiwa 1 Mei 1963, yang oleh KNPB dipandang sebagai momentum penting dalam perjalanan politik Papua.
Dalam keterangannya, Edison Iyai menjelaskan bahwa KNPB akan memfasilitasi aksi mimbar bebas sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi politik secara damai di muka umum.
Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai, bertempat di Amban Bawah, Manokwari. KNPB mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial, mahasiswa, kelompok tani, nelayan, hingga pekerja informal seperti tukang ojek dan parkir, untuk turut berpartisipasi.
“Kegiatan ini merupakan panggung rakyat untuk menyampaikan pendapat secara terbuka, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat,” ujar Edison.
KNPB juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk refleksi terhadap berbagai peristiwa sejarah yang berkaitan dengan Papua, termasuk proses peralihan administrasi wilayah pada 1963 serta dinamika politik yang berkembang hingga saat ini.
Dalam himbauannya, KNPB menetapkan sejumlah aturan selama aksi berlangsung, di antaranya:
- Peserta diminta menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh situasi atau ajakan yang dapat memicu konflik.
- Tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
- KNPB melarang adanya konvoi maupun aktivitas tertentu yang dinilai dapat mengganggu jalannya aksi damai.
Selain itu, KNPB juga mengimbau kepada seluruh pihak, termasuk aparat keamanan dan lembaga bantuan hukum, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Panitia menegaskan bahwa kegiatan mimbar bebas ini diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab oleh seluruh elemen masyarakat di wilayah Manokwari dan sekitarnya.
Himbauan tersebut ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan nilai-nilai kebersamaan.(*)
(Red/GP)



















