Lapas Tual Perkuat Stok Pangan Lokal Melalui Panen 26 Kg Sawi Hasil Pembinaan Warga Binaan

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Langgur/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), jajaran Lapas Tual bersama Warga Binaan berhasil melakukan panen raya sayur sawi sebanyak 26 kilogram di lahan produktif milik Lapas, Kamis (07/05).

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. “Panen 26 kg sawi ini adalah langkah konkret kami dalam memperkuat stok pangan lokal, khususnya untuk konsumsi internal di dalam Lapas. Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkontribusi positif bagi masyarakat melalui keterampilan yang mereka dapatkan di sini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Iswan Ternate, menjelaskan bahwa kegiatan perkebunan ini merupakan bagian integral dari proses integrasi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat. “Fokus utama kami adalah pada aspek pembinaan mental dan kedisiplinan. Melalui kegiatan bercocok tanam, para warga binaan belajar mengenai ketekunan dan tanggung jawab. Hasil 26 kg sawi ini membuktikan bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka selama di dalam,” ungkapnya.

Teknis pelaksanaan di lapangan dipantau langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), L. Laitera. Ia menambahkan bahwa pemilihan komoditas sawi didasarkan pada masa tanam yang relatif singkat namun memiliki nilai gizi yang tinggi. “Kami mengarahkan warga binaan untuk mengelola lahan dari mulai penyemaian bibit, perawatan, hingga masa panen seperti hari ini. Hasil panen ini nantinya akan didistribusikan ke dapur Lapas untuk pemenuhan gizi warga binaan, dan sebagian lagi sebagai bukti capaian target kerja subseksi kami dalam menghasilkan produk yang bermanfaat,” jelasnya.

Kegiatan panen berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para warga binaan. Program ini diharapkan terus berlanjut dengan komoditas pertanian lainnya, sehingga Lapas Tual dapat menjadi institusi yang mandiri secara pangan sekaligus mencetak tenaga kerja yang terampil di bidang pertanian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, Lapas Geser Gandeng Puskesmas, Gelar Skrining TB-HIV dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
LPKA Ambon Bangun Sinergi Koordinasi Penguatan Pembinaan Rohani Anak Binaan Bersama Sinode GPM
Sinergi Kanwil Ditjenpas Maluku – Sinode GPM ; “Dari Spiritual Menuju Pemasyarakatan Prima
Lapas Piru Perkuat Pengawasan Wartelsuspas Bersama Satresnarkoba Polres SBB
Program Iqra di Lapas Bandanaira Wujudkan Pembinaan Warga Binaan yang Humanis dan Edukatif
LPKA Ambon Perkuat Sinergi Internal Tindak Lanjut Arahan Dirjenpas
Sambut Era Baru Hukum Pidana, Lapas Geser Ikuti Sosialisasi Transformasi Pemasyarakatan Berbasis Keadilan Restoratif Secara Virtual
Bangun Budaya Bersih, Warga Binaan Lapas Saumlaki Gelar Kerja Bakti Bersama
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:13

LPKA Ambon Bangun Sinergi Koordinasi Penguatan Pembinaan Rohani Anak Binaan Bersama Sinode GPM

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55

Sinergi Kanwil Ditjenpas Maluku – Sinode GPM ; “Dari Spiritual Menuju Pemasyarakatan Prima

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33

Lapas Piru Perkuat Pengawasan Wartelsuspas Bersama Satresnarkoba Polres SBB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:47

Lapas Tual Perkuat Stok Pangan Lokal Melalui Panen 26 Kg Sawi Hasil Pembinaan Warga Binaan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:53

Program Iqra di Lapas Bandanaira Wujudkan Pembinaan Warga Binaan yang Humanis dan Edukatif

Berita Terbaru