Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menerima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seram Timur, Kamarudin Kelsaba, beserta rombongan, Selasa (14/7). Kedatangan rombongan lintas instansi ini disambut langsung oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, yang didampingi jajaran pejabat struktural dan staf.
Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi guna membahas pembaharuan teknis dan jadwal pemberian materi pelaksanaan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Lapas Geser. Dalam kesempatan tersebut, KUA Seram Timur juga menyerahkan bantuan berupa sembilan paket Al-Qur’an sebagai sarana penunjang pembinaan mental spiritual.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kunjungan strategis Kepala KUA Seram Timur beserta jajarannya. Ia menegaskan, pihak Lapas Geser selalu terbuka untuk menjalin kerja sama positif dengan berbagai instansi demi menyukseskan pembinaan warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kepala KUA dan jajaran. Kerja sama ini tentu sangat mendukung kelancaran pembinaan kepribadian warga binaan. Bantuan paket Al-Qur’an yang diberikan menjadi sarana mulia yang bermanfaat langsung bagi kegiatan keagamaan di dalam Lapas,” ujar Nober.
Terkait jadwal kegiatan, Nober menyadari luasnya ruang lingkup kerja para penyuluh agama KUA Seram Timur yang harus menjangkau pulau-pulau sekitar. Meski demikian, Ia berharap jadwal yang ditetapkan merupakan hasil kesepakatan bersama melalui koordinasi intensif. Langkah ini penting agar Lapas Geser dapat menyiapkan fasilitas dengan baik dan memastikan kegiatan tidak berbenturan dengan agenda internal Lapas.
Menyikapi hal tersebut, Kepala KUA Seram Timur, Kamarudin Kelsaba, menyatakan komitmennya untuk segera menyusun jadwal yang proporsional dan memberitahukan kegiatan lebih awal kepada pihak Lapas. “Hari ini agenda kita berfokus pada silaturahmi dan koordinasi awal, sekaligus penyerahan Al-Qur’an. Insya Allah, minggu depan program pembinaan ini sudah mulai bisa dijalankan secara efektif,” jelas Kelsaba.
Setelah sesi koordinasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Al-Qur’an secara simbolis oleh Kepala KUA Seram Timur kepada perwakilan warga binaan. Prosesi ini berlangsung khidmat di Mushola At-Taqwa Lapas Geser dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam pesannya, Kelsaba mengingatkan seluruh warga binaan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai media untuk memperkuat keimanan serta teman dalam perenungan dan perbaikan diri. “Setiap insan memiliki cobaannya sendiri-sendiri dalam hidup. Yang paling utama adalah bagaimana kita mau berdamai dengan keadaan, bersabar, dan konsisten memperbaiki diri. Kami yakin Allah SWT akan selalu membersamai orang-orang yang sabar dan memberikan jalan keluar pada setiap problematika kehidupan,” tuturnya.
Kelsaba berharap kitab suci tersebut dapat menjadi teman renungan bagi semua pihak. “Orang yang terbaik adalah mereka yang mengambil pelajaran dari hari kemarin untuk menentukan sikap hari ini, dan merencanakan hari esok yang lebih baik,” pungkasnya.
Dalam suasana yang sama, pemberian bantuan sembilan paket Al-Qur’an serta rencana pembaruan jadwal pembinaan kepribadian disambut dengan antusiasme dan rasa syukur oleh perwakilan warga binaan. Bantuan kitab suci ini dinilai sangat berharga bagi mereka yang terus berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT selama menjalani masa pidana. Kehadiran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) bersama para penyuluh agama secara rutin diharapkan dapat terus menjadi lentera spiritual yang membimbing warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti.
Dengan adanya pembaruan kerja sama dan bantuan sarana ibadah ini, program pembinaan kepribadian di Lapas Geser diharapkan mampu membentuk warga binaan yang bermental spiritual kuat, berakhlak luhur, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.

















