Akibat Gelombang Tinggi, Cafe Milik Warga Rusak Parah

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |MANOKWARI – Abrasi pantai akibat gelombang tinggi yang melanda kawasan Tanjung Payung, Amban, Distrik Manokwari Barat, Papua Barat, selama sepekan terakhir mengakibatkan kerusakan parah pada kafe milik warga bernama Kevin. Usaha tersebut selama ini juga menjadi tempat penyedia makanan bagi masyarakat sekitar, Kamis (16/04/2026).

Hantaman ombak yang terus menerjang pesisir telah merobohkan sebagian besar bangunan kayu kafe yang berdiri di bibir pantai. Struktur bangunan terlihat miring, sementara lantai kayu dan tiang penyangga banyak yang hanyut terbawa arus laut, menyisakan puing yang membahayakan.

Dalam kondisi darurat tersebut, Kevin bersama warga sekitar dan dibantu personel melakukan upaya penanganan sementara dengan menyusun karung pasir sebagai penahan ombak. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk menahan laju abrasi yang terus terjadi.

Kevin menyampaikan bahwa musibah ini telah berlangsung hampir satu minggu dan berdampak langsung pada usahanya serta masyarakat.

“Sudah hampir satu minggu kami mengalami musibah ini. Di sini kami juga jualan nasi untuk masyarakat, tapi sekarang aktivitas terhenti karena kerusakan yang cukup parah,” ujar Kevin.

Ia menambahkan bahwa laporan telah disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Saya berharap ada respons cepat dari BPBD untuk membantu penanganan darurat, karena kalau dibiarkan, kerusakan akan semakin meluas,” tambahnya

Kevin berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian, tetapi juga menghadirkan solusi nyata, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun langkah jangka panjang seperti pembangunan tanggul atau pemecah ombak. Menurutnya, tanpa penanganan serius, wilayah pesisir Tanjung Payung akan terus mengalami ancaman abrasi setiap tahun.

Hingga sore hari, kondisi cuaca di lokasi terpantau masih berawan dengan gelombang laut yang relatif tinggi. Warga diimbau tetap waspada saat beraktivitas di sekitar pesisir sambil menunggu langkah penanganan dari pemerintah daerah. Penulis Domianus Lokobal

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Mahasiswa, Korwil IMY Manokwari Resmi Lantik Pengurus Asrama Yahukimo 2026
Halal Bihalal Fakultas Kehutanan UNIPA Perkuat Solidaritas di Tengah Efisiensi Anggaran
BP3OKP Dorong Kopi Papua Pegunungan Tembus Pasar Nasional dan Global
UNAIM Wamena Buka PMB 2026, Terapkan Tes Langsung dan Peluang Beasiswa bagi Putra-Putri Papua
Pemkab Jayawijaya Salurkan Bansos ke 12 Distrik, Warga Didorong Kembangkan Pangan Lokal.
Ribuan Umat rayaan Paskah Bersama Paroki Kristus Terang Dunia Yiwika.
Dorong Kemandirian Ekonomi, BP3OKP Papua Produktif Ajak Generasi Muda Tak Bergantung pada ASN.
Melalui Free Medical Care Satgas Yonif 743/PSY Terus Dekatkan Kesehatan untuk Masyarakat Pedalaman Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:59

Perkuat Sinergi Mahasiswa, Korwil IMY Manokwari Resmi Lantik Pengurus Asrama Yahukimo 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:45

Halal Bihalal Fakultas Kehutanan UNIPA Perkuat Solidaritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 April 2026 - 21:58

BP3OKP Dorong Kopi Papua Pegunungan Tembus Pasar Nasional dan Global

Rabu, 15 April 2026 - 19:07

UNAIM Wamena Buka PMB 2026, Terapkan Tes Langsung dan Peluang Beasiswa bagi Putra-Putri Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 17:39

Pemkab Jayawijaya Salurkan Bansos ke 12 Distrik, Warga Didorong Kembangkan Pangan Lokal.

Berita Terbaru