Program PASIARI Dipenutupan Gebyar UMKM Gorontalo Sukses Digelar

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |Limboto, diskomnfo– Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, pada kegiatan Launching Program Pasar Siap QRIS (PASIARI) yang dirangkaikan dengan Closing Ceremony Gebyar UMKM Tahun 2026, bertempat di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo, Minggu (26/4).

Kehadiran Sekda Sugondo Makmur dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap implementasi sistem pembayaran digital melalui QRIS di pasar-pasar tradisional dan sentra UMKM.

Program PASIARI sendiri diinisiasi sebagai upaya mempercepat digitalisasi transaksi keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong daya saing UMKM di era ekonomi digital.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Staf Ahli Provinsi Gorontalo, Kabid Pariwisata Provinsi Gorontalo, serta Ibu Tiri Bobihu.

Sekda Sugondo Makmur menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyambut baik program ini karena sejalan dengan visi daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis digital.

“Melalui program PASIARI, kami berharap para pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam sistem pembayaran non-tunai yang lebih aman, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pelaksanaan Gebyar UMKM 2026 yang telah menjadi wadah promosi dan pengembangan produk lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan berbagai pihak terkait dalam memperluas penggunaan QRIS serta memperkuat ekosistem digital bagi UMKM di daerah,” pungkas Sugondo Makmur.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cacatnya Prosedur Penyusunan Statuta Dan Hilangnya Demokrasi Di UNMA Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Aksi Demo Bakar Baligho dan Bawa Bangkai Tikus
Mensos Apresiasi Inovasi Pemkab Majalengka dalam Penyaluran Bansos Tepat Sasaran dengan Penempelan Stiker.
Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
Pedagang Boboko Keliling Asal Majalengka Berangkat Haji, Bukti Keteguhan dan Disiplin Menabung.
Aset Daerah Jadi terbengkalai sejak tahun 2007 dan di peuhi Karat: Nestapa Kilang Minyak Kelapa terletak di Desa Bintalahe kecamatan Kabil Bone yang Terlupakan
Sambut Hari Kartini 2026, BP3OKP Papua Produktif Dorong Perempuan Lapago Jadi Pelaku Ekonomi
GMPI Geruduk Kantor DPRD Karawang, Soroti Parkir RSUD dan Pokir DPR
Percepat Peningkatan Layanan Kesehatan, Pemkab Gorontalo Lobi Pusat Usulkan Anggaran Rp234 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:27

Program PASIARI Dipenutupan Gebyar UMKM Gorontalo Sukses Digelar

Sabtu, 25 April 2026 - 17:40

Cacatnya Prosedur Penyusunan Statuta Dan Hilangnya Demokrasi Di UNMA Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Aksi Demo Bakar Baligho dan Bawa Bangkai Tikus

Sabtu, 25 April 2026 - 17:18

Mensos Apresiasi Inovasi Pemkab Majalengka dalam Penyaluran Bansos Tepat Sasaran dengan Penempelan Stiker.

Jumat, 24 April 2026 - 19:06

Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.

Jumat, 24 April 2026 - 15:48

Pedagang Boboko Keliling Asal Majalengka Berangkat Haji, Bukti Keteguhan dan Disiplin Menabung.

Berita Terbaru