Garudapost.id |Limboto, diskomnfo– Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, pada kegiatan Launching Program Pasar Siap QRIS (PASIARI) yang dirangkaikan dengan Closing Ceremony Gebyar UMKM Tahun 2026, bertempat di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo, Minggu (26/4).
Kehadiran Sekda Sugondo Makmur dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap implementasi sistem pembayaran digital melalui QRIS di pasar-pasar tradisional dan sentra UMKM.
Program PASIARI sendiri diinisiasi sebagai upaya mempercepat digitalisasi transaksi keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Staf Ahli Provinsi Gorontalo, Kabid Pariwisata Provinsi Gorontalo, serta Ibu Tiri Bobihu.
Sekda Sugondo Makmur menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyambut baik program ini karena sejalan dengan visi daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis digital.
“Melalui program PASIARI, kami berharap para pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam sistem pembayaran non-tunai yang lebih aman, cepat, dan efisien,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi pelaksanaan Gebyar UMKM 2026 yang telah menjadi wadah promosi dan pengembangan produk lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan berbagai pihak terkait dalam memperluas penggunaan QRIS serta memperkuat ekosistem digital bagi UMKM di daerah,” pungkas Sugondo Makmur.


















