WAMENA, Garudapost.id – Himpunan 12 Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena akan menggelar Festival Mini Budaya pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Festival ini menjadi ajang promosi wisata sekaligus pelestarian budaya asli masyarakat Lembah Baliem.
Sekretaris Himpunan 12 Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena, Paulus Himan, mengatakan festival tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT dengan menampilkan berbagai atraksi budaya yang melibatkan anak-anak, pemuda, hingga para orang tua.
“Festival ini kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen menjaga dan memperkenalkan budaya asli Papua kepada masyarakat maupun wisatawan. Semua peserta dan pelaku UMKM akan menggunakan atribut serta aksesori budaya khas Papua,” ujar Paulus kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).
Berbagai pertunjukan budaya akan ditampilkan dalam festival tersebut, di antaranya prosesi pernikahan adat, tradisi bakar batu, panahan tradisional, tarian Siko-Ko, pertunjukan seni oleh anak-anak dan pemuda, hingga simulasi perang adat yang menjadi salah satu daya tarik budaya masyarakat Lembah Baliem.
Selain pertunjukan budaya, pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk UMKM lokal serta makanan tradisional yang diolah secara alami dan organik.
Panitia menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp100 ribu per orang untuk wisatawan mancanegara, Rp50 ribu untuk wisatawan domestik, Rp20 ribu untuk kendaraan roda empat, dan Rp10 ribu untuk kendaraan roda dua.
Paulus mengajak masyarakat serta wisatawan yang ingin menyaksikan budaya Papua yang masih asli untuk hadir di Wisata Pasir Putih.
“Kalau ingin melihat budaya yang benar-benar original, jangan lupa datang ke Wisata Pasir Putih pada 6 Agustus nanti,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa setelah Festival Mini Budaya selesai, rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan Festival Lembah Baliem yang digelar pada 7–10 Agustus 2026 di kawasan Uwelesi. Para wisatawan diharapkan tidak hanya mengunjungi lokasi festival utama, tetapi juga menyempatkan diri berkunjung ke 12 destinasi wisata dan kampung budaya yang tersebar di Wamena.
Menurutnya, seluruh kampung budaya tersebut menawarkan pengalaman wisata berbasis alam, tradisi, dan kehidupan masyarakat yang masih mempertahankan nilai-nilai budaya secara autentik.
Festival Mini Budaya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi masyarakat melalui UMKM, sekaligus menjadi upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya masyarakat Lembah Baliem (*)




























