GARUDAPOST.ID√√ KOTA GORONTALO, 14 Mei 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Gorontalo melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi sekaligus silaturahmi kelembagaan bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat DPD II Partai Golkar, Jalan Sudirman, pada Rabu (14/5/2026).
Acara strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo, Dr. Meyke M. Camaru, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh jajaran pimpinan harian partai, termasuk Sekretaris Susanto H. Liputo, S.E., Bendahara, serta para Ketua Bidang. Dari pihak lembaga pengawas, hadir Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Sukrin Saleh Taib, S.Ag., M.Fil.I., beserta seluruh anggota komisioner dan jajaran sekretariat.
Wakil Ketua Bidang Hubungan Politik DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo, Risman Taha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen partai untuk menjaga integritas dan kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2027.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi partai politik. Dalam penyampaian oleh Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, dijelaskan bahwa tahun 2027 sudah masuk pada tahapan pemilu. Ada banyak hal perubahan terhadap undang-undang, apalagi terkait pemisahan antara pemilihan nasional dan daerah,” ujar Risman Taha.
Ia menekankan bahwa perubahan regulasi tersebut menuntut partai politik untuk lebih cermat. Oleh karena itu, konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk meminta masukan langsung dari Bawaslu, termasuk mendalami pasal-pasal krusial seperti Pasal 45.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo, Susanto H. Liputo, S.E., juga menjelaskan substansi dari pertemuan hari ini. Menurutnya, agenda utama adalah membangun silaturahmi yang erat antara Bawaslu dan partai politik.
“Kegiatan hari ini adalah silaturahmi sekaligus konsolidasi demokrasi bersama Ketua Bawaslu Kota Gorontalo dan Partai Golkar Kota Gorontalo. Ada beberapa hal yang kami tekankan, pertama adalah membangun silaturahmi antara Bawaslu dan partai politik,” jelas Susanto H. Liputo.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bawaslu atas edukasi yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih karena adanya pendidikan politik, terutama menyangkut masalah pemilu, sehingga peran, fungsi, dan tugas dari Bawaslu dapat kita ketahui dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Susanto mengungkapkan bahwa Partai Golkar juga memanfaatkan momen ini untuk bertanya secara langsung mengenai batasan-batasan hukum. “Kami sebagai partai politik juga mempertanyakan, apa saja yang dianggap melanggar dan apa yang perlu dibenahi ke depan oleh partai politik, supaya kita tidak melanggar dalam kegiatan politik ke depan,” pungkasnya.
Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Sukrin Saleh Taib, S.Ag., M.Fil.I., menyambut positif pertanyaan-pertanyaan kritis dari pengurus Partai Golkar. Ia menilai bahwa sikap proaktif untuk mengetahui “apa yang perlu dibenahi” sebelum bertindak adalah bentuk kedewasaan berpolitik yang patut dicontoh.
“Kami mengapresiasi langkah DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo. Dengan memahami tupoksi Bawaslu dan batasan-batasan hukum, partai politik bisa bergerak lebih leluasa namun tetap taat aturan. Ini kunci menciptakan pesta demokrasi yang jujur dan adil,” jelas Sukrin Saleh Taib.
Kegiatan berakhir dengan foto bersama dan kesepakatan kedua belah pihak untuk terus menjaga sinergi demi terciptanya iklim politik yang kondusif, sehat, dan berintegritas di Kota Gorontalo menjelang agenda demokrasi nasional berikutnya.
Junalis/Penulis: RK











