Masyarakat Bolmut Teriak Bantuan Beras Pusat Tahap II ‘Gaib’, Kemana Perginya Hak Kami?

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id BOROKO — Program Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang disalurkan melalui Perum Bulog Bolaang Mongondow, kini memicu kekecewaan mendalam di tengah masyarakat.

Bantuan yang seharusnya menjadi jaring pengaman sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, mendadak “lenyap” bagi sejumlah warga yang sebelumnya rutin menerima.kamis(20/8/2026).

Jeritan ini salah satunya datang dari warga Desa Boroko Utara, Kecamatan Kaidipang. Mereka yang biasanya Menerima pasokan beras subsidi ini kini harus gigit jari tanpa kejelasan yang pasti dari pihak penyalur maupun pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah tidak lagi menerima bantuan beras, padahal biasanya rutin dapat,” ungkap salah satu warga Boroko Utara dengan nada kecewa kepada media.

Hilangnya nama-nama warga dari daftar penerima KPM ini dinilai sebagai bentuk kecerobohan administratif atau ketidakpedulian birokrasi dalam melakukan pemutakhiran data.

Di tengah situasi ekonomi yang menjepit dan harga kebutuhan pokok yang terus meroket, pemangkasan bantuan secara sepihak tanpa sosialisasi yang transparan jelas mencekik leher rakyat kecil.

Kebijakan jaring pengaman yang dielu-elukan pemerintah pusat ini justru menjadi panggung ironi di tingkat daerah.

Distribusi yang semestinya tepat sasaran kini terkesan amburadul dan menyisakan tanda tanya besar mengapa warga yang benar-benar membutuhkan justru terdepak dari sistem?

Masyarakat meminta pihak terkait, terutama pemerintah Kabupaten Bolmut dan Perum Bulog Bolaang Mongondow, untuk tidak menutup mata dan segera memberikan klarifikasi terbuka.

Rakyat tidak butuh janji manis atau alasan teknis yang berbelit-belit. Mereka butuh transparansi mengenai indikator pencoretan nama KPM dan jaminan bahwa hak pangan mereka tidak dikorbankan demi kepentingan sepihak. Jika program ini dimaksudkan untuk menyejahterakan, mengapa implementasinya justru menciptakan ketimpangan dan air mata di desa-desa?

Facebook Comments Box

Penulis : SM

Editor : SM

Berita Terkait

Nama Anda Hilang Dari Daftar Bansos Pangan? Ini Penjelasan Kadinsos Bolmut.
Realitas Yang Tak Terbantahkan Bahwa Kawasan Pinagut Kini Telah Menjelma Menjadi Ladang Emas Baru Bagi Perekonomian Masarakat 
Disaksikan Langsung Oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Bolmut Berlangsung Khidmat
Pemkab Boltara sukses menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
Minimnya Peserta Pawai Taptu Dalam Memeriahkan HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Boltara Jadi perbincangan Ada Apa..?
Kawasan Wisata Batu Pinagut Mendadak Ramai, Satuan Resmob Polres Bolmut Lonching Kafe Limango Sebagai Wadah Pendekatan Masyarakat
Ramlan Tinamonga Apresiasi Peluncuran Centra UMKM Batu Pinagut, Berharap Dorong Lapangan Kerja Baru
Isak Haru dan Bangga Orang Tua Warnai Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Boltara
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:38

Nama Anda Hilang Dari Daftar Bansos Pangan? Ini Penjelasan Kadinsos Bolmut.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:51

Masyarakat Bolmut Teriak Bantuan Beras Pusat Tahap II ‘Gaib’, Kemana Perginya Hak Kami?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:12

Realitas Yang Tak Terbantahkan Bahwa Kawasan Pinagut Kini Telah Menjelma Menjadi Ladang Emas Baru Bagi Perekonomian Masarakat 

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:34

Disaksikan Langsung Oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Bolmut Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:34

Pemkab Boltara sukses menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Berita Terbaru