Ratusan Massa Kibarkan Bendera Senegal di Manokwari, Gaungkan Solidaritas dan Perlawanan terhadap Rasisme

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Garudapost.id– Ratusan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat umum menggelar pawai solidaritas dengan mengibarkan bendera Senegal di Kota Manokwari, Papua Barat, Senin (15/6/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat sebagai bentuk dukungan terhadap persaudaraan bangsa kulit hitam serta perjuangan melawan rasisme dan diskriminasi di tingkat internasional.

Pawai dimulai dari Lapangan Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) sebagai titik kumpul peserta. Massa kemudian bergerak melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Manokwari, mulai dari Amban, Pelabuhan Sanggeng, Wosi, Bandara Rendani, Marina, hingga kembali ke Lapangan IMPT.

Sepanjang perjalanan, peserta mengibarkan bendera Senegal sambil menyuarakan pesan persatuan, solidaritas, kesetaraan, dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan masyarakat kulit hitam di berbagai belahan dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi solidaritas yang juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah kota di Tanah Papua, seperti Manokwari, Nabire, Wamena, dan Jayapura. Kehadiran ratusan peserta menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan lintas bangsa.

Ketua Umum kegiatan, Arnol Y. Halitopo, menegaskan bahwa pawai tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan olahraga sepak bola, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan hubungan persaudaraan antara masyarakat Papua dan Senegal yang telah terjalin sejak dekade 1960-an.

“Kami melakukan konvoi dan pawai hari ini bukan karena sepak bola. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap harga diri dan martabat bangsa kulit hitam. Hubungan antara orang Papua dan Senegal telah terjalin sejak tahun 1960-an. Hari ini kami mengenang kembali sejarah tersebut dan menunjukkan solidaritas kepada sesama bangsa kulit hitam,” ujarnya.

Menurut Arnol, masyarakat Papua memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga semangat persaudaraan serta mendukung perjuangan melawan rasisme yang masih terjadi di berbagai negara.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menghormati perbedaan pilihan dalam memberikan dukungan kepada tim atau negara tertentu, namun tetap menjaga nilai-nilai solidaritas dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa kulit hitam.

Silakan mendukung tim atau negara mana saja sesuai pilihan masing-masing. Namun sebagai orang Papua, kita tidak boleh melupakan sejarah. Solidaritas terhadap sesama bangsa kulit hitam merupakan bagian dari harga diri, martabat, dan perjuangan kemanusiaan yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Pawai berlangsung aman, tertib, dan mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute perjalanan. Kibaran bendera Senegal yang dibawa peserta menjadi simbol persaudaraan, persatuan, dan dukungan terhadap nilai-nilai keadilan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap generasi muda Papua dapat terus menjaga semangat perjuangan, menghormati sejarah para pendahulu, serta memperkuat solidaritas dengan bangsa-bangsa yang memiliki pengalaman perjuangan serupa dalam memperjuangkan hak, martabat, dan kesetaraan manusia.(,*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengurus Baru Asrama Nabire di Manokwari Dilantik, Pembina Tekankan Integritas Mahasiswa
Ketua BEM UNIPA Klarifikasi Informasi Medsos, Minta Polda Selidiki Oknum Polisi
BEM UNIPA Buka Posko Kemanusiaan Peduli Gempa NTT
Mahasiswa KKN UMPB Dorong Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Warmare
IMPT Manokwari Gelar Syukuran 29 Wisudawan, Tekankan Pengabdian dan Persatuan
IMP Manokwari Gelar Diskusi Publik, Bahas Strategi dan Dinamika Perjuangan Papua
UNIPA Lepas 59 Lulusan FSB, Siapkan Generasi Penjaga Bahasa dan Budaya Papua
Rektor UNIPA Dorong Pemprov Papua Barat Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:08

Pengurus Baru Asrama Nabire di Manokwari Dilantik, Pembina Tekankan Integritas Mahasiswa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:08

Ketua BEM UNIPA Klarifikasi Informasi Medsos, Minta Polda Selidiki Oknum Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:40

BEM UNIPA Buka Posko Kemanusiaan Peduli Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:01

Mahasiswa KKN UMPB Dorong Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Warmare

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:31

IMPT Manokwari Gelar Syukuran 29 Wisudawan, Tekankan Pengabdian dan Persatuan

Berita Terbaru