SULTENG, GarudaPost.id – POSO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Poso mengucapkan selamat Hari Raya Galungan Tahun Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu yang merayakannya pada Rabu, 17 Juni 2026. Hari suci ini merupakan perayaan kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (keburukan) yang diperingati umat Hindu di seluruh Indonesia.
Hari Raya Galungan diperingati setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Bali atau sistem Pawukon, tepatnya pada hari Budha Kliwon Dungulan. Tahun ini, perayaan memasuki Tahun Saka 1948 dengan rangkaian yang berlangsung selama sepuluh hari, dimulai dari Galungan pada 17 Juni 2026 hingga puncaknya pada Hari Raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Makna Filosofis Kemenangan Dharma
Secara filosofis, Hari Raya Galungan memiliki makna mendalam sebagai simbol kemenangan kebenaran dan kebajikan melawan kejahatan serta ketidakbenaran. Perayaan ini mengingatkan umat Hindu akan pentingnya mengendalikan hawa nafsu dan sifat-sifat buruk dalam diri manusia, serta meneguhkan komitmen untuk senantiasa berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Tahun Saka 1948 ini menjadi momentum bagi umat Hindu untuk memperkuat keyakinan spiritual dan meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Galungan juga menjadi waktu untuk mengenang serta menghormati leluhur yang dipercaya turun ke dunia guna memberikan berkah kepada keturunannya.
Perayaan dan Tradisi Galungan
Umat Hindu di berbagai daerah melaksanakan persembahyangan di pura-pura maupun di lingkungan keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta para leluhur. Di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, ribuan pemedek (umat yang bersembahyang) terlihat memadati area pura sejak pagi hari untuk melaksanakan rangkaian ibadah.
Perayaan Galungan juga identik dengan berbagai simbol dan tradisi, seperti pemasangan penjor—tiang bambu melengkung yang dihiasi janur dan hasil bumi—sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah kemakmuran dan kesejahteraan. Selain itu, umat Hindu juga menyiapkan banten atau sesajen sebagai persembahan suci yang melambangkan ketulusan hati dan wujud bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Satreskrim Polres Poso berharap perayaan Hari Raya Galungan Tahun Saka 1948 ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh umat Hindu yang merayakannya. Semoga momentum suci ini semakin memperkuat nilai-nilai kebaikan, kerukunan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan kerahajengan dan keselamatan untuk kita semua.

















