REJANG LEBONG, Garudapost id – Proses revitalisasi SMP Negeri 4 Rejang Lebong yang bersumber dari APBN Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi resmi dimulai. Penentuan titik nol pembangunan dilakukan bersama unsur Forkopimcam, Kejaksaan, DPRD, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, Rabu 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di halaman SMPN 4 Rejang Lebong, Desa Perbo, Kecamatan Curup Utara itu dimulai pukul 13.00 WIB. Penentuan titik nol merupakan tahapan awal sebelum pelaksanaan fisik revitalisasi sekolah yang dananya bersumber dari pemerintah pusat.
Berdasarkan daftar hadir, sejumlah pejabat penting hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya *Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Isfardi, Anggota DPRD Rejang Lebong Komisi I M. Ali, Camat Curup Utara Tifon Resirin, Kabid SMP Dinas Pendidikan Bayu Panggi Bgi, dan Kepala Sekolah SMPN 4 Rejang Lebong Zarkon Effendi.
Hadir pula unsur TNI-Polri yakni Babinsa Gilang Andriani dan Bhabinkamtibmas Bertin Cumarzyah, serta perwakilan Desa Perbo, perencana, dan pengawas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua P2SP SMPN 4 Rejang Lebong M. Novian Afrizal, S.Pd.I.
Kepala Sekolah SMPN 4 Rejang Lebong, Zarkon Effendi, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kemendikbud. Ia berharap dengan adanya revitalisasi ini, sarana dan prasarana belajar di SMPN 4 bisa lebih layak.
“Alhamdulillah SMPN 4 dapat bantuan revitalisasi dari Kemendikbud. Kami berharap setelah ini siswa bisa belajar dengan nyaman dan mutu pendidikan meningkat,” ujar Zarkon.
Sementara itu, Kasi Datun Kejari Rejang Lebong, Isfardi, mengatakan kehadirannya merupakan bentuk pendampingan hukum agar pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kami dari Kejari siap melakukan pendampingan hukum dana APBN. Tujuannya agar anggaran yang digunakan tepat sasaran dan sesuai juknis dari Kemendikbud,” kata Isfardi.
Anggota DPRD Komisi I M. Ali juga menegaskan DPRD akan terus mengawal proses revitalisasi. Menurutnya, bantuan dari pusat ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan di Rejang Lebong.
“Kami minta kontraktor bekerja sesuai spesifikasi dan tepat waktu. Ini uang negara dari APBN, harus dipertanggung jawabkan,” tegas M. Ali.
Camat Curup Utara Tifon Resirin menambahkan, pihaknya akan mendukung penuh dan memastikan tidak ada kendala di lapangan selama proses pembangunan berlangsung.


Dengan dilakukannya penentuan titik nol, diharapkan proses pembangunan fisik segera dimulai agar pada tahun ajaran mendatang siswa SMPN 4 Rejang Lebong sudah dapat merasakan manfaat bantuan dari Kemendikbud tersebut.
Penulis -Umidi

























