WAMENA, GARUDAPOST.ID – Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se-Indonesia (AMPTPI) menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IV DPC Jayawijaya dengan mengusung tema “Bersatu Selamatkan Papua” dan motto “Satu Tungku dalam Satu Honi”,
Kegiatan diselagarkan pada Jumat (30/10/2026),diaula silimo,siloa jln trikora diwamena.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Rony Elopere, tersebut dihadiri Ketua DPR Provinsi, Ketua Dewan Adat, OKP Cipayung, BEM dari 11 perguruan tinggi di Wamena, serta organisasi kedaerahan.
Ketua Panitia, Freny Alua, menyampaikan terima kasih kepada para senior, alumni, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun material hingga konferensi terlaksana.
Ia menjelaskan, agenda konferensi meliputi diskusi panel, pembahasan AD/ART, evaluasi dinamika organisasi, serta pemilihan ketua baru. Ia berharap kepengurusan berikutnya mampu menghidupkan kembali roda organisasi sesuai visi dan misi AMPTPI.
Sementara itu, Ketua DPC AMPTPI Jayawijaya, Paskalis Wilil, mengatakan Konfercab IV menjadi momentum penting untuk mengakhiri kefakuman organisasi yang berlangsung sejak Kongres di Jayapura tahun 2020.
Menurutnya, berbagai persoalan internal dan lemahnya koordinasi organisasi selama enam tahun berdampak pada kefakuman sejumlah cabang.
Karena itu, ia mendorong seluruh DPC AMPTPI di Indonesia untuk segera melaksanakan konferensi cabang dan melakukan regenerasi kepemimpinan.
Paskalis juga menegaskan bahwa hasil konferensi akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi terkait persoalan ekonomi rakyat, politik, keamanan, dan pelanggaran HAM yang terjadi di tanah papua untuk diteruskan kepada kepengurusan baru serta pimpinan pusat AMPTPI sebagai bahan persiapan Rapat Pimpinan Pusat dan Konferensi Nasional V.
Ia berharap kepengurusan baru dipimpin mahasiswa aktif agar proses kaderisasi, penguatan organisasi, serta advokasi terhadap berbagai persoalan masyarakat Papua dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Dari Wamena, kami ingin mendorong kebangkitan AMPTPI se-Indonesia. Organisasi ini harus kembali hidup, memperkuat persatuan, dan menjalankan fungsi perjuangannya,” tegas Paskalis.
Melalui Konfercab IV ini, DPC AMPTPI Jayawijaya diharapkan menjadi titik awal konsolidasi dan kebangkitan organisasi dengan semangat persatuan, solidaritas, serta motto “Satu Tungku dalam Satu Honi”.
(*)
Penulis : Julianus surabut
Editor : Admin papua
Sumber Berita: https://garudapost.id



















