Pemkab Jayawijaya Salurkan Bansos ke 12 Distrik, Warga Didorong Kembangkan Pangan Lokal.

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapst.id, WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di 12 distrik,  Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Distrik Wosi, pada Jumat (10/ April /2026).

Penyaluran bansos tersebut dihadiri oleh tokoh adat, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh intelektual, serta tokoh masyarakat dari 12 distrik, sebagai bentuk dukungan bersama dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

(Plt) Kepala Distrik Kurulu, Natalis Sorabut, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Dinas Sosial, atas penyaluran bantuan kepada masyarakat khususnya di wilayahnya distrik kurulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa Distrik Kurulu yang terdiri dari 12 kampung menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) senilai lebih dari Rp100 juta, serta bantuan sosial lainnya mencapai lebih dari Rp600 juta lebih.

Menurutnya, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara terpisah antara program PKH dan bantuan sembako, yang dikelola oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bersama operator kampung, sesuai petunjuk teknis dari Dinas Sosial.

“Proses penyaluran dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan, dengan tetap memperhatikan kearifan lokal di masing-masing kampung agar bantuan dapat diterima secara adil dan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Natalis Sorabut berharap agar masyarakat penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

“Kami mengajak masyarakat untuk kembali ke kebun, mengembangkan potensi pangan lokal di 12 kampung, sehingga bantuan ini tidak hanya habis dikonsumsi, tetapi juga menjadi pemicu untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan globalisasi dengan memperkuat sektor pertanian lokal sebagai sumber utama kehidupan.(*)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: https//:Garudapost.id

Berita Terkait

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang
PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat
Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla
SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama
Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo
Sekolah Adat Walelagama Serukan Masyarakat Hentikan Pembakaran Hutan di Musim Kemarau
Wakil Rektor III UNAIM YAPIS Wamena: PKKMB Jadi Wadah Pembentukan Karakter Mahasiswa
Pra Festival Budaya Lembah Baliem Digelar di Pasir Putih, 12 Destinasi Wisata Siapkan Atraksi Budaya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:55

PMKRI Jayawijaya Desak Pemerintah Tangani Dampak Kemarau Panjang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:35

PMKRI Jayawijaya Minta Polemik Cetak Sawah Diselesaikan Lewat Musyawarah Adat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09

Masyarakat Adat Walelagama Desak Pemkab Jayawijaya Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:09

SMA Negeri 1 Wamena Donasikan Buku Bacaan untuk Sekolah Adat Walelagama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:22

Tokoh Adat Suku Kosi Alua Tolak Program Cetak Sawah di Usilimo

Berita Terbaru